Hadiah Masker Premium

 


Di suatu pagi, Nayla ribut dengan Bundanya. Saat tergesa berangkat, ada yang terlupa. Lupa tempat masker kain lapis tiga kesayangannya. Beberapa pcs masker itu, hadiah dari Bude yang dikirim dari kota Malang beberapa hari yang lalu, untuk kami sekeluarga. Akhir-akhir ini kesiapan masker sama pentingnya dengan kesiapan helm saat berkendara. Masker adalah perkara yang penting.  

Masker hadiah Bude tersebut sebenarnya barang dagangan kelas premium. Kainnya memang kain mahal, bermotif-motif sesuai gender.  Pilihan warna dan motifnya bikin pusing saat memilih, karena semuanya bagus dan modis. Lapisan tengahnya kain berfilter yang dapat menahan partikel dan debu. Wajar kalau harganya enam kali harga masker pada umumnya yang dijual di tempat-tempat umum. Terimakasih Bude ....

Kemarin, Kamis 19 November 2020 kucatat sebagai hari yang menyenangkan. Sehabis istirahat siang, saya masuk ruang kerja. Ada sesuatu di atas meja. Tampak sebuah bungkusan plastik segi empat tipis. "Pak, dapat hadiah dari Puskesmas Kauman,"   Bu Nafi' segera menjawab rasa penasaran saya. "Alhamdulillah, terimakasuh, Bu Naf," jawab saya dengan hati senang. 

Segera ku buka hadiah tak terduga itu. Sebuah paket berisi dua pcs masker mewah berwarna putih bersih, khas seragam dokter. Tertulis pada bungkusnya Masker Kain 3 Lapis. Pada bungkus tersebut juga tertulis Karya Nusantara. Masker ini menurut saya juga berkualitas premium. Terdapat sebuah kertas bergambar  yang diberi penjelasan, bahwa masker ini terbuat dari kain katun, kain tengah mengandung  filter non woven yang mampu menahan partikel dan debu, lapisan luar kain water repellent (penangkal cairan). 

Masker hadiah dari Puskesmas ini tertulis, "Tidak Diperjualbelikan." Diproduksi oleh UKM di bawah Kementerian Koperasi dan UKM. Di pojok kanan atas terdapat pesan "Jangan Kendor! Disiplin Pakai Masker." Dan pada pojok kanan bawah terdapat gambar hati yang bersinar-sinar yang di bawahnya tertulis "Bangga Buatan Indonesia." Rupanya masker ini sudah lulus SNI (Standar Nasional Indonesia).

Pada bagian tengah kertas pembungkus itu juga terdapat tulisan kecil-kecil yang padat, berisi saran penggunaan. Demikian isi pasal-pasalnya;

1. Dianjurkan untuk mencuci masker sebelum digunakan
2. Cuci tangan sebelum menggunakan masker
3. Dianjurkan penggunaan selama 4 jam
4. Melepas masker kain dengan hanya menyentuh tali pengikat
5. Segera ganti dan buang masker kain jika sudah sobek atau rusak
6. Gunakan air hangat dan detergen secukupnya untuk pencucian. 

Pasal-pasal di atas, merupakan ilmu penting dalam bermasker yang benar. Hal tersebut perlu diperhatikan karena tujuan bermasker di sini adalah untuk kesehatan dan bukankah kesehatan itu sungguh mahal harganya? 

Melihat kaifiyat bermasker yang benar di atas, dapat dipahami bahwa semestina setiap orang memiliki lebih dari satu buah masker. Terlebih bagi yang punya mobilitas tinggi di wilayah publik.   

Kawan, begitulah Era nya kini. Masker begitu penting; wajib bagi setiap orang mempunyai dan akrab memakai masker dalam beraktifitas sehari-hari. Ia adalah di antara tiga protokol kesehatan; jaga jarak, cuci tangan dan menggunakan masker. Tiga perkara tersebut, saat ini menjadi kenormalan baru atau istiadat baru, yang wajib diterima semua orang. Sebagai bentuk ikhtiyar dalam rangka menjaga diri dan orang lain agar selamat dari terpapar Covid-19. Dapat dikatakan, menggunakan masker hari ini adalah tanda orang yang pintar, setidaknya pintar melindungi diri dari sesuatu yang membahayakan. 

Cintailah dirimu, karena Dia Sungguh Mencintaimu.  


#Terimakasih Bude
#Terimakasih Puskesmas Kauman

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Profesor Ngainun Naim, Yang Dari Dulu Sudah Dipanggil Prof

Mimpi Millenial, dan Fenomena Fiki Naki Dayana

Menua, Berguru Pada Usia