Dia Cemburu

Tak bisa dipungkiri, cemburu merupakan tanda yang paling valid dari cinta. Memisahkan cinta dengan cemburu sesulit memisahkan api dengan asapnya. Keduanya terikat hukum sebab akibat. Seseorang yang dibakar rasa cemburu mengindikasikan besarnya cinta yang bersemayam di dalam hatinya. Sering terjadi peristiwa di luar nalar keji dan kejamnya, setelah diusut ternyata api cemburu musabab nya. Begitulah, cemburu menjadi penerjemah dari anugerah cinta.

Allah Swt menciptakan kita sebagai makhluk "manusia" karena Dia mencintai kita (Ar-Rahman dan Ar-Rohiim). 

Di suatu kelas (sebelum masa "pandemi") saat berdiskusi mereka ber-andai-andai ;
Andai kita bukan manusia, kita makan rumput/daun dari lahir sampai tua. Andai kita bukan manusia, kita makan daging mentah dan atau bahkan bangkai.Andai kita bukan manusia, kita tidur di dalam lubang tanah yang pengap.

Andai kita bukan manusia, kita telanjang kemana-mana. Andai kita bukan manusia, kita buang kotoran semaunya. Andai bukan manusia,  kita berlatih kekuatan fisik untuk menyergap mangsa. 

Karena kita manusia makanan kita enak, baik dan sehat. Karena kita manusia kita tidur di kasur berselimut dan ber-bantal guling yang bersih nan harum. Karena kita manusia kita berbusana dan berbudaya. Karena kita manusia kita cinta kebersihan dan benci pada kotoran

Karena cinta, Dia menciptakan kita (manusia) sebaik-baik ciptaan (At-Tiin:4). Predikat hebat buah cinta ini bisa terjaga dan bahkan makin berbunga-bunga bila transaksi cinta dapat di jaga. Dia menjamin hal itu bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh. (At-Tiin:6) Mereka orang-orang yang selalu berusaha membangun kemesraan dengan Nya dan hidupnya dipenuhi kepedulian dan kemanfaatan pada makhluk Nya.

Romantis sekali kata bijak berikut  ini "andai kau tau betapa dirimu dicintai Nya, maka hatimu akan berpesta-pora setiap saat". Karena cinta-Nya pada kita kebaikan sekecil apapun, Dia catat dan akan Dia balas dengan kenikmatan yang berlipat. Dia kan ampuni kesalahan dan dosa kita, asal benar-benar kita mau bertaubat.

Bagaimana dengan bukti cintamu kepada Nya ?

Dalam perjalanan spiritualnya seorang sufi berkata "... sesungguhnya Allah SWT cemburu kepadamu, Dia menciptakanmu untuk diri-Nya, lalu engkau ingin menjadi milik selain-Nya?" (Syaikh 'Abdul Qodir al-Jailani, 2008:133). 

Beliau juga mengingatkan untuk selalu membaca dan menjalankan protokol hidup yang telah diumumkan oleh Rasul Nya "Dan tidak Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk menyembah-Ku". (QS. Az-Zaariyat:56). Inilah tusi (tugas dan fungsi) hidup golongan jin dan manusia..

Cemburu, jangan buat Dia Cemburu dengan cinta duniamu. Karena Dia sungguh mencintaimu. Berlama-lamalah bersama-Nya apapun keadaanmu.

-----menasehati diri sendiri------

KangNoer, Jepun, 11 Juni 2020

Comments

  1. Tibae cinta itu buta, bukan saja bedain api dengan asapnya akan tetapi NO*A NO*I adalah pilihan 🙏🙏

    ReplyDelete
  2. Saatnya kembali ke cinta-Nya..

    ReplyDelete
  3. Kulo nggih cemburu pak... Cemburu kalian ilmu menulisnya.... Mugi2 nular

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Profesor Ngainun Naim, Yang Dari Dulu Sudah Dipanggil Prof

Mimpi Millenial, dan Fenomena Fiki Naki Dayana

Menua, Berguru Pada Usia