Tips Sukses, Belajar Di Era Digital (sebuah nasehat)
![]() |
| Nayla Sadiya dan adiknya Maula Izza Nur Azizi |
Sebuah Nasehat Ayah (penulis), untuk Putranya FANAMA (Faiz, Nayla, Maula)
1)
Selaraskan Lakumu dengan Statusmu
Jika
statusmu tukang batu, maka tiap hari dirimu mesti bergelut dengan bebatuan
membuat rumah, kandang dan gudang.
Statusmu
petani maka tiap pagi hari pergi ke sawah memelihara tanaman, bermandi
keringat, tak peduli panas dan hujan.
Statusmu
pelajar, maka tiada hari tanpa belajar ; membaca, menulis, meneliti,
menggambar, mengerjakan latihan, mengamati, bertanya, mencoba, menganalisa,
berdiskusi, dan seterusnya.
Statusmu
santri maka-hari harimu berisi ; nderes
Al-Qur'an, nderes baca kitab,
menghafal pelajaran, menjaga sholat fardhu, melaksanakan sholat dhuha, memakai
baju sopan, ber-sarung ber-kopyah.
Maka tanyalah
siapa dirimu dan lakukan apa yang semestinya dilakukan. Karena sesuatu akan
menjadi baik dan benar bila terjadi keselarasan.
Dan sesuatu akan rusak bahkan hancur jika tidak selaras antara jati diri dan
fungsinya. Ambillah sadal, ia akan menjadi baik dan benar jika dipakai di kaki untuk
alas berjalan walaupun ia masih baru sekalipun.
2) Cintalah
pada Ilmu, maka Ilmu akan Mencintaimu
Ciri-ciri
orang yang mencintai sesuatu, ia akan selalu memikirkan yang dicintainya. Sebelum tidur ia
mengingatnya, mau pergi ia mengingatnya, di jalan ia mengingatnya. Sesuatu yang dicintai sering disebut-sebut
namanya. Sehari-hari pikiran dan ingatannya nya selalu tersita pada hal yg ia
cintai. Selalu bersemangat saat hal yang dicintainya ada di dekatnya.
Maka
orang yg cinta ilmu mau tidur ia kan membaca buku, bangun tidur dia kan
semangat karena ingin segera mengejar ilmu, saat berjalan ia memikirkan
temuan-temuan baru. Kemana-mana selalu ingin dekat dengan buku. Keluar rumah
membawa tas kecil, demi menyyimpan buku. Tiap hari selalu berburu dan menemukan
pengetahuan baru, disitu ia merasa senang seperti berjumpa yang dirindu. Sebaliknya sehari tanpa tambahan
ilmu ia merasa sedih seakan jauh dari sang kekasih.
3) Pelajar itu Berteman dengan Buku
Tidur
yang paling baik bagi pelajar adalah, mengawali tidur dengan membaca buku.
Tidurnya pelajar itu, tak sengaja tertidur
saat membaca buku. Teman tidurnya pelajar adalah buku. Pelajar yang tertidur
saat membaca bukunya seperti pedagang yang tertidur saat menunggui barang
dagangannya, begitu terbangun menumpuk
uang di sampingnya dan telah habislah dagangannya. Alhamdulillah tentunya. Dapat nyenyak tidurnya dapat pula ilmu dan
rizkinya.
4) Bermesra dengan Al-'Alim (Sang Maha
Pandai)
Belajar
itu perjuangan menimba ilmu. Ilmu itu bersemayam dan terjaga di sumbernya. Sumber ilmu adalah
Alloh SWT Yang Maha Berilmu (Al-'Alim). Roda
kehidupan ini berputar dg keteraturan
dibawah Pemeliharaan dan Ilmu-Nya. Karena itu seorang pelajar mestilah
mendekati dan berupaya mesra dengan Nya.
Lakukanlah
hal-hal yang disenangi Nya. Tinggalkanlah hal-hal yang membuat Dia Murka. Jika
Dia sudah Bersimpati (Ridho) kepadamu (wahai pelajar) maka Dia kan Membukakan
banyak pintu kepada mu untuk meraih ilmu yang kau timba itu. Ilmu yang akan kau gunakan membuka
pintu-pintu menuju suksesnya masa
depanmu.
5) Perbanyak Senjata dan Alat untuk Menimba Ilmu
Di era
digital ini begitu banyak ilmu tersimpan di berbagai ruang dan waktu. Tersimpan
di orang dan barang barang. Tersimpan di buku, kitab dan kamar-kamar
penyimpanan dunia maya (internet).
Ilmu tidak hanya di kelas, sekolah, dan perpustakaan, tapi juga ada dalam
genggaman (HP). Dalam genggaman anak jaman now (android) tersedia sumber-sumber ilmu; ada guru, ada buku dan
kitab, ada berita juga ada hiburan.
Sebagai
pelajar sejati jadikanlah android dalam genggamanmu senjata yang membuatmu
menjadi hebat dan bermartabat. Jangan sebaliknya menjadi senjata yang melukai
jiwamu karena bukan ilmu yang kau buru tapi jemarimu terjebak menjadi pelayan permainan.
Sumber
ilmu bukan hanya berupa bapak/ibu Guru yang bersama mu di kelas kelas-kelas
sekolah. Ia ada dimana-mana yang mampu menginspirasi menjadi semakin dewasa, pinter dan bijaksana.
Semua
hal yang membuatmu menemukan pengetahuan baru adalah alat menimba ilmu, apapun
dan siapapun itu.
Kamu
butuh pendamping, fasilitator, inspirator dan motivator, semua itu ada pada gurumu. Dengannya kamu punya ikatan
spiritual, karena ia selalu memohon kebaikan dan kesuksesan dalam setiap do’a-do’a
nya. Kebahagiaan dan kebanggaannya ada pada cerita sukses murid-muridnya. Maka saat
kau bersimpuh di sajadah, do’a kan gurumu
supaya ilmumu manfaat dan barokah.
6) Milikilah Prinsif untuk Menuntun Laku dan Cita mu
Hidup tanpa prinsif dan cita-cita sama seperti sifat negatifnya air. Lakumu akan mengalir, mengalir itu ke arah yang lebih rendah, dan berakhir di tempat yang bau dan menjijikkan. Tempat yang dihindari orang, tempat yang dihujat karena semerbak bau busuknya. Itulah comberan.
Karena
itu milikilah prinsif dan cita cita, kendalikan dirimu semenjak dini usia untuk
bersiap meraihnya. Maka kamu telah bergerak ke atas. Berjiwa memimpin, menuju
manusia yang unggul, wawasanmu luas.
Masa
depanmu gemilang karena ilmu adalah pembeda manusia satu dengan yang lainnya.
Pada saatnya kamu jadi orang yang diundang, ucapanmu dijadikan rujukan, ide-ide
mu dinantikan. Hadirmu sebuah kehormatan, demikian itu seperti sifat para Utusan (Nabi dan Rasul). Hal yang demikian
tidaklah berlebihan karena ulama (orang yg berilmu) adalah pewaris para Nabi
Memang
tak mungkin kita mewarisi hartanya Nabi karena kita bukan keluarga dekatnya.
Pun karena Nabi tak mewariskan dunia pada umatnya. Tapi jika benar-benar ingin
jadi pewarisnya Tuhan memberikan jalan yang bisa di tempuh yaitu jadilah orang
yang berilmu dengan mencarinya sekuat kemampuanmu di sepanjang waktu hidupmu (long life education)
Wahai
para pelajar (anak-anakku), jika kau bertanya berapa nilaimu ? Jawabannya
adalah seberapa banyak ilmu yang ada di otak dan hatimu ?.
Jadilah
Alfaqir yaitu orang yang selalu haus
akan ilmu, butuh akan Robb mu. Hingga
seluruh laku hidupmu adalah ibadah, sebagai mujahid dan mujaddid. Bermanfaat
bagi umat sepanjang hayat. Aamiin.
KangNoer, Puri Jepun Permai 2, 15 Mei 2020

Sangat menginspirasi... Bagus bro...😎
ReplyDeleteKoment status mesra entuk Ra mas
ReplyDeleteIngat puasa bapak... Wkkk
DeleteSubhanallah, menginspirasi tuk sll tholabul ilmi
ReplyDeleteAamiin
DeleteTrimakasih telah mengunjungi blog ini, kunjungan dan komentar anda sangat kami hargai.
ReplyDeleteSubhanallah.....sukses bapak pengawas ku
ReplyDeleteAamiin... Trimakasih bpk/ibu
Delete