TBTQ MENJADI PROGRAM UNGGULAN SD PLUS BAITUSSALAM
Hari Sabtu sebenarnya merupakan hari libur. Tetapi kenyataannya, justru pada hari sabtu sering ada undangan acara penting. Misalnya KKG PAI, munaqosah TBTQ, dan lain lain yang mesti harus dihadiri. Misalnya hari Sabtu, 18 Maret 2023 kemarin. Ada 4 undangan yang masuk di meja saya (PPAI).
Setelah undangan-undangan itu saya baca, rasanya sayang jika PPAI tidak hadir di tengah-tengah kegiatan tersebut. Kehadiran PPAI sebagai bentuk apresiasi tersendiri dalam kegiatan pengembangan PAI di Sekolah.
Empat undangan hari itu adalah; 1) Khataman tahfidz dan tartil metode ummi di SD Plus Baitussalam, 2) Wisuda Qur'an Tahfidz dan Tartil di SD Al-Irsyad, 3. Pisah sambut pejabat Koordinator UPA-SP Kecamatan Tulungagung, dan 4) Pawai ta'aruf menyambut bulan suci Ramadhan di SDN 2 Pucangan Kauman.
Menindaklanuti empat undangan tersebut saya harus bersikap bijaksana. Mana yang mesti saya hadiri. Sementara saya sadar akan keterbatasan ruang dan waktu. Rasanya tak mungkin empat acara tersebut dapat dihadiri semua karena bersamaan waktunya.
Akhirnya saya putuskan berangkat menuju lokasi sesuai urutan undangan masuk. Jam 08.00 Wib menghadiri lembaga yang paling pertama mengundang. Dan ia adalah SD Plus Baitussalam Tretek Tulungagung, yang sedang menggelar ujian terbuka program TBTQ. Panitia mengemasnya dengan nama "Khatama Tahfidz dan Tartil Metode Ummi".
Acara Khataman Tahfidz dan Tartil Metode Ummu kali ini sebenarnya acara munaqosah. Hadir dalam acara tersebut Bapak Moh. Khoiri, M.Pd.I selaku dewan penguji dari Ummi Foundation. Para wali santri tampak sumringah bercampur deg degan. Karena putra-putri mereka yang telah merias diri sebagai santri sedang diuji kemampuan Tltahfidz dan tartilnya. Mereka diuji secara terbuka, bulan hanya ustadz dari Ummi Foundation yang menguji tetapi juga wali santri pun ikut ambil bagian dalam menguji. Begitu bangga dan haru para wali santri melihat putra putrinya menjawab pertanyaan yang diberikan secara acak oleh dewan penguji. Air mata bahagia orang tua, guru serta undangan pun menetes. Keindahan kalam Alqur'an yang dibacakan para murid menyentuh relung hati terdalam, menggetarkan jiwa.[...]
Belum sepenuhnya usai di acara pertama. Saya memohon pamit, untuk berpindah lokasi yang kedua. Yaitu acara Pamit Kenal Pejabat Koordinator Unit Pelayanan Administrasi Satuan Pendidikan (UPA-SP) Kecamatan Tulungagung.
Bapak Mali, M.Pd. yang telah dua tahun menjabat, pindah tugas ke Kecamatan Boyolangu. Kursi Pak Mali diduduki oleh Bapak Haji Songeb, M.Pd yang sebelumnya menjabat di Kecamatan Kauman.
Kegiatan ini di hadiri Seluruh Kepala SD Kecamatan Tulungagung dan Kauman, K3S serta PPAI dari Kantor Kemenag Tulungagung Bapak Nurhadi, M.Pd.I.
Acara serah terima jabatan ini selesai pukul 12.30 Wib.
Akhirnya, saya hanya bisa mengucapkan permohonan maaf kepada SD Al-Irsyad dan SDN 2 Pucangan, atas keterbatasan waktu sehingga tidak bisa menghadiri undangan panjenengan. Teriring do'a semoga semua kegiatan berjalan lancar dan membawa berkah. Aamiin. [...]
=================================
Penulis: Nurhadi, S.Ag M.Pd.I
PPAI KanKemenag Tulungagung.
Mantab
ReplyDelete