Posts

Showing posts from October, 2020

Melukis Mimpi di Masa Pandemi

Image
Pandemi Covid-19 merupakan sebuah peristiwa mutakhir di abad 21 ini, yang tak terkira sebelumnya. Adalah sebuah fakta tak terbantah oleh nalar yang waras. Bahwa suatu masa dengan segala peristiwanya bukanlah milik manusia. Sama sekali bukan.  Jangankan suatu waktu yang jauh di depan. Esok hari saja, kita tak pernah tahu pasti apa yang akan terjadi. Hari ini kita berencana tentang aktifitas hari esok. Seakan hari esok pasti kita miliki. Ternyata manusia hanya bisa dan berpunya rencana. Esok hari belum tentu sesuai dengan yang kita kira. Matahari akan selalu terbit pada waktu dan tempat yang sama dengan kemarin. Tetapi arak-arakan awan dan mendung belum tentu sama seperti sehari yang lalu. Kapan hadirnya panas dan hujan pun juga bukan kuasa manusia. Untuk berfikir yang sesederhana itu manusia sering lupa.  Sebagai penduduk bumi manusia harusnya sadar diri. Bahwa adanya karena diadakan, hadirnya karena dihadirkan, hidupnya karena dihidupkan, tumbuh dan kembangnya karena ditumbuh ...

Literasi, Spirit Baru di Masa Sulit

Image
Ilistrasi:google.com Belum juga ada tanda-tanda usai. Semenjak Maret sampai November 2020 situasi pandemik Covid-19 masih stabil menghantui keseharian manusia, termasuk Indonesia. Semua urusan menjadi dilematis, terlebih urusan ekonomi dan pendidikan.  Jika kegiatan ekonomi dibebaskan tanpa pengetatan untuk mengurangi kerumunan massa, klaster baru pasti muncul. Demikian juga dengan pendidikan. Jika sekolah dibuka kembali, anak-anak rawan menjadi korban.  Beraktifitas adalah nafas kehidupan. Berlama-lama berhenti beraktifitas, bukan tambah enak di badan. Badan makin berat, pikiran  makin penat. Inilah yang biasanya menghantui orang-orang yang purna tugas, post power sindrum.  Karena itulah istilah "roda" dan "kehidupan" sering dilekatkan. Hidup itu mesti bergerak. Kreatifitas manusia lah yang membuat terjadinya gerakan.  Makin kreatif seseorang, makin encer pikirannya dan makin lancar peredaran darahnya. Supaya kondisi ini terjaga dalam diri seseorang, maka ia bu...

Pendidikan Di Tengah Pusaran Konflik Politik

Image
Hidup di era informasi dan teknologi (IT) terlebih di sebuah negeri yang sedang belajar berdemokrasi sungguh problematis. Tiada hari tanpa perang wacana. Kentalnya perkubuan politik mendominasi pertarungan narasi di jagad media sosial.  Literasi yang semestinya untuk memperkaya nilai-nilai budaya, kearifan dan peradaban kalah bersaing memperebutkan tempat untuk sampai ke ruang baca masyarakat. Begitu membuka sebuah kanal berita yang muncul adalah suasana konflik, panas dan jauh dari nilai produktif. Jika memaksakan diri membuka dan membacanya tidak akan banyak mendapat suatu pencerahan. Jika tak terampil mengendalikan diri, bisa larut menjadi pembenci saudara sebangsa sendiri Dinamika dan dialektika politik lebih mendominasi pasar berita di media sosial. Bagi para aktivis politik mungkin mereka menikmatinya. Karena senafas dengan aktivitas kesehariannya. Tapi bagi kelompok ketiga di luar kubu pro dan kontra, situasi seperti itu sungguh menyiksa batin. Mereka yang menjadi mayoritas ...