Refleksi ; Darurat Pendidikan Indonesia.
Jika Mulutmu Diam, Setidaknya Penamu Yang Bicara Berangkat dari sebuah keyakinan bahwa pondasi terpenting sebuah negara terletak pada pendidikan generasi mudanya. Maka saya ingin membebaskan diri untuk menuliskan pikiran-pikiran saya terkait hal ikhwal pendidikan di negeri tercinta ini. Saking begitu banyaknya yang ingin saya tulis, bisa jadi tulisan ini nantinya menjadi sebuah tulisan hidup yang berjalan dan tak kan pernah berhenti sepanjang hidup penulis dan mungkin sepanjang sejarah perjalanan bangsa ini mengurus pendidikan generasi bangsanya. Tak punya modal pengalaman apapun untuk bicara perihal pendidikan. Tidak tahu dari mana mulanya, ada sesuatu yang selalu hadir, berkecamuk di dalam pikiran. Tiba-tiba muncul dan tiba-tiba tenggelam. Karena itu tulisan ini tak lebih dari diskusi dengan diri sendiri, yang sangat mungkin isinya adalah sampah bagi orang lain, tak punya arti sama sekali. Misalnya ; terkadang ada perasaan trenyuh, marah dan malu mendengar dan...